1. Pendahuluan
SpecKit adalah platform kecerdasan buatan (AI) terstruktur yang dirancang khusus untuk mempercepat rekayasa persyaratan dan arsitektur perangkat lunak. Dibangun untuk menjembatani kesenjangan komunikasi antara tim produk (Product Managers) dan tim pengembang (Engineers) sebelum satu baris kode pun ditulis.
Masalah yang Kami Selesaikan
Dokumentasi spesifikasi (PRD) yang tidak teratur, skema database yang tidak sinkron dengan dokumentasi API, dan kesalahpahaman fitur yang mengakibatkan pengerjaan ulang (rework) kode.
Solusi dari SpecKit
Dokumen terstruktur Markdown (.md) yang terintegrasi secara modular. Setiap perubahan dianalisis dampaknya dan diperbarui secara sinkron oleh mesin AI.
2. Memilih Tech Stack
Saat membuat Technical Blueprint baru, Anda diharuskan memilih tumpukan teknologi (Tech Stack) yang akan digunakan. Pilihan stack ini secara dinamis mengonfigurasi format dan tipe data dari dokumentasi teknis yang dihasilkan.
| Pilihan Stack | Dampak ke Dokumen |
|---|---|
| PostgreSQL / MySQL | Menghasilkan skema database relasional (SQL DDL) lengkap dengan relasi Foreign Key. |
| MongoDB | Menghasilkan format skema dokumen JSON / Mongoose Schema untuk database NoSQL. |
| Next.js / Vite (React) | Menyusun peta fungsionalitas antarmuka (Client UI Routing) dan state management. |
| Stripe / Midtrans | Menghasilkan spesifikasi endpoint webhook pembayaran dan alur verifikasi transaksi. |
3. Sesi Wawancara AI
Anda tidak perlu menulis dokumen yang rumit dari awal. SpecKit menggunakan pendekatan wawancara interaktif adaptif. AI bertindak sebagai analis sistem yang menggali informasi inti proyek Anda secara bertahap.
Jelaskan Ide Utama Anda
Cukup berikan deskripsi singkat seperti: 'Aplikasi e-commerce baju anak dengan sistem langganan'.
Jawab Pertanyaan AI
AI akan mengajukan 3-5 pertanyaan terfokus (misal: 'Bagaimana metode autentikasinya?', 'Apakah perlu integrasi multi-tenant?'). Jawablah dengan bahasa alami Anda sendiri.
Hasilkan Dokumen Sinkron
AI memproses semua jawaban Anda dan menyusun 4 dokumen utama: PRD (Spesifikasi Kebutuhan), DB Schema (Skema Data), API Spec (Spesifikasi Endpoint), dan Roadmap (Peta Rencana Kerja) sekaligus.
4. Analisis Dampak Otomatis
Ini adalah salah satu fitur paling istimewa di SpecKit. Pada pengembangan software tradisional, ketika rencana produk berubah, dokumen teknis seperti rancangan database dan spesifikasi API seringkali lupa diperbarui sehingga menjadi usang. Fitur Analisis Dampak (Impact Analysis) hadir untuk menyinkronkan semuanya secara otomatis.
5. Integrasi & Ekspor Git
SpecKit menganut prinsip 'Docs as Code'. Dokumen cetak biru Anda dihasilkan dalam format Markdown (.md) murni standar industri, mempermudah integrasi langsung ke dalam workflow kontrol versi Git Anda.
Rekomendasi Struktur Proyek
Cara Mengekspor:
Di Editor SpecKit, klik tombol 'Download Archive' (.zip) di pojok kanan atas.
Ekstrak isi folder tersebut ke dalam direktori proyek Anda (misalnya di dalam subfolder `/docs` atau langsung di root folder).
Lakukan push ke GitHub, GitLab, atau Bitbucket. Markdown SpecKit ter-render indah dengan format kaya di semua platform Git.